Monday, 11 August 2014

Sikap lunak Rusia terhadap Bitcoin

Rusia selama ini dikenal sebagai salah satu negara yang melarang peredaran Bitcoin sebagai alat tukar. Negeri beruang merah itu menyatakan Bitcoin ilegal alias haram. Pemerintah Rusia punya alasan yang kuat. Mereka menilai Bitcoin mudah disalahgunakan untuk cuci uang dan membiayai teroris karena transaksinya tidak bisa dilacak. dan sudah ada indikasi di Rusia, Bitcoin sudah digunakan untuk membeli narkotika dan senjata api. Situasi seperti ini yang dinilai mengancam keamanan warga dan negara Rusia. Namun sejak pertengahan Juni lalu ada berita baik yang kali ini datang dari Rusia. Berita di Wall Street jurnal menyebutkan, bahwa bank sentral Rusia mulai melunak terhadap Bitcoin . Bitcoin mulai diawasi ketat oleh Gugus Tugas Aksi Finansial, badan koordinasi yang bertugas memberantas pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Deputi Gubernur Bank Rusia George Luntovsky menyatakan bahwa meskipun ada bukti bahwa Bitcoin telah dipakai untuk membeli narkotika dan senjata api di Rusia, namun otoritas moneter tidak akan menerapkan langkah keras untuk menindak penggunaannya.

Dukungan pun mengalir dari beberapa tokoh terkemuka, termasuk menteri keuangan dan perdagangan di Rusia, German Gref. Otoritas Rusia menyatakan bahwa mereka akan bersikap terbuka untuk mendiskusikan mengenai Bitcoin. Menegaskan bahwa tujuan utama peringatan bank sentral bukanlah untuk melarang Bitcoin, namun untuk memerangi keuntungan aktivitas kelompok kriminal yang tidak bertanggung jawab atas penggunaan Bitcoin.


No comments:

Post a Comment